Skip to main content
dialog publik peduli sumut

Inilah Niat Tulus Kami Mengadakan Acara Dialog Publik Peduli Sumut..!!

SEJAK acara Dialog Publik tentang peduli sumut di sosialisasikan Top Metro ke masyarakat, beragam pendapat mulai bermunculan. Ada yang mendukung dan ada pula yang mencemooh. Menurut saya ini lumrah, karena setiap aksi akan memunculkan dua sisi reaksi yang berbeda yaitu positif dan negatif.

Sebelumnya perkenalkan nama saya Pandapotan Silalahi, S.Sos, ketua panitia acara Dialog Publik Peduli Sumut. Melalui blog pribadi ini saya hanya ingin menyampaikan apa yang ada di pikiran saya tentang acara itu.

Jujur saya katakan, seumur hidup saya belum pernah mendapatkan amanah sebesar ini. Diangkat menjadi ketua panitia acara dialog publik dengan menghadirkan tokoh-tokoh besar Sumut sebagai narasumber bahkan tidak pernah terbersit di benak saya.

Sebenarnya ide awal acara Dialog Public ini muncul dari rasa kepedulian terhadap kondisi di Sumatera Utara yang menurut saya dan teman-teman semakin menurun.

Sebagai seorang jurnalis di sebuah media kriminal, tentu saya selalu up date dengan peristiwa-peristiwa kriminal yang terjadi di Sumut. Masalah begal yang merajalela, penggunaan narkoba yang terus meningkat, kasus pencabulan dan pelecehan seksual yang hampir setiap hari terjadi, kondisi jalan dan infrastruktur yang selalu dikeluhkan, semua ini sangat mengganggu pikiran saya.

Apalagi saat ini saya memiliki 2 orang anak yang sedang beranjak remaja. Bagaimana nasib mereka kelak jika kondisinya terus seperti ini? Saya yakin kalau perasaan ini juga pasti pernah terlintas di pikiran Anda.

Lantas bagaimana cara kita memperbaiki kondisi ini?

Teman-teman…
Saya yakin Sumut yang saya ceritakan di sini sama dengan Sumut yang ada di pikiran Anda.  Ya.., Sumut tempat di mana kita tinggal, hidup dan membesarkan anak-anak kita. Sumut tempat kita mencari nafkah untuk menghidupi diri dan keluarga kita. Sumut tempat anak-anak kita bersekolah dan menuntut ilmu untuk bekal membangun masa depannya kelak.

Kalau begitu, Sumut ini adalah Sumut Kita, dan kita memiliki tanggungjawab yang sama untuk menjaga dan memeliharanya.

Acara dialog publik yang digelar Kamis 26 Oktober 2017 mendatang, saya harap dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki kondisi Sumut saat ini. Saya mewakili panitia pelaksana mengajak Anda semua sebagai pemilik Sumut ini untuk duduk bersama 11 orang tokoh yang sudah menunjukkan keinginannya untuk memimpin Sumut 5 tahun ke depan. Karena kepedulian saya, Anda dan kita semua sangat dibutuhkan untuk memperbaiki Sumut yang kita cintai ini.

Saya rasa bukan hal yang salah jika kita sebagai bagian dari pemilik Sumut mempertanyakan kepedulian 11 tokoh ini terhadap Sumut. Bukankah untuk memperbaiki semua kondisi saat ini kita membutuhkan pemimpin yang betul-betul peduli dengan Sumut?

Tapi saya juga yakin perubahan tidak akan pernah terjadi jika kita hanya mempertanyakan kepedulian orang lain tanpa menunjukkan kepedulian kita sendiri. Oleh karena itu saya berharap agar kita semua dapat ikut serta terlibat dalam acara ini. Karena acara Dialog Publik ini milik kita dan untuk kebaikan kita bersama.

Sebagai panitia, kami sengaja mempublikasikan semua tindakan yang kami lakukan. Dari mulai mengundang ke 11 tokoh-tokoh narasumber sampai dengan mengumpulkan pertanyaan dari masyarakat. Tujuannya agar kita sama-sama tahu, siapa yang betul-betul peduli dan siapa yang hanya ‘mencitrakan’ dirinya agar terlihat peduli.

Dengan kata lain, acara dialog publik ini juga dapat diartikan sebagai tantangan untuk kita semua yang merasa peduli dengan Sumut.

Semoga kita semua dapat mengambil manfaat dari acara ini. (dps)

Medan, 14 Oktober 2017

 

Share yuk..

Pandapotan Silalahi

Melihat situasi dan menuliskan situasi itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.